Penelitian

Mengapa Ikan Oarfish Sering Muncul Sebelum Terjadi Bencana Alam?

Advertisements

Penemuan ikan oarfish langka di lepas pantai California Selatan baru-baru ini telah menghidupkan kembali cerita rakyat tentang ‘ikan kiamat’. Sering terlihat sebelum bencana alam, apakah kemunculan ikan ini hanya kebetulan atau memiliki penjelasan ilmiah?

 Penemuan dan Signifikansi

Pada pertengahan Agustus, sekelompok pendayung kayak dan snorkel menemukan ikan oarfish yang mengambang di dekat La Jolla Cove, San Diego. Penemuan ini adalah yang ke-20 sejak tahun 1901 di California, menurut Lauren Fimbres Wood dari Scripps Institution of Oceanography di University of California, San Diego. Ikan oarfish tersebut kini sedang diperiksa oleh National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), dengan nekropsi dilakukan untuk menentukan penyebab kematian mereka.

 Cerita Rakyat Jepang dan ‘Ikan Kiamat’

Ikan oarfish dikenal dalam cerita rakyat Jepang sebagai ‘ryugu no tsukai’ atau ‘utusan dari istana dewa laut’. Dalam kepercayaan Jepang sejak abad ke-17, ikan ini dianggap sebagai pertanda gempa bumi yang akan datang. Penampakan ikan oarfish sering kali diasosiasikan dengan bencana besar seperti gempa Tohoku 2011 dan bencana Fukushima.

 Penjelasan Ilmiah

Zachary Heiple, mahasiswa doktoral di Scripps yang turut menemukan ikan oarfish tersebut, membantah anggapan bahwa ikan ini merupakan pertanda bencana. “Ada kepercayaan bahwa ikan ini adalah pertanda buruk atau ikan kiamat, tetapi studi tahun 2019 dalam Bulletin of the Seismological Society of America menunjukkan tidak ada korelasi nyata antara kemunculan ikan oarfish dan gempa bumi,” ujar Heiple.

 Kesehatan Ikan dan Aktivitas Seismik

Hiroyuki Motomura, profesor iktiologi di Universitas Kagoshima, juga meragukan hubungan langsung antara kemunculan ikan oarfish dan aktivitas seismik. Menurutnya, kemunculan ikan ini kemungkinan lebih terkait dengan kondisi kesehatan mereka yang memburuk. “Ikan oarfish biasanya hidup di kedalaman laut antara 700 dan 3.280 kaki. Penampakan mereka di dekat permukaan sering terjadi saat mereka sedang sakit atau lemah,” jelas Motomura.

Baca juga : Mengapa Bintang Ada yang Berwarna Merah dan Biru?

 Kesimpulan

Meskipun ikan oarfish sering muncul sebelum bencana, penjelasan ilmiah mengindikasikan bahwa tidak ada hubungan langsung antara kemunculan mereka dan aktivitas seismik. Sebaliknya, penampakan ikan ini mungkin lebih terkait dengan kondisi fisik mereka yang memburuk. Fenomena ini menggarisbawahi bagaimana mitos dan realitas ilmiah sering kali berinteraksi dalam memahami peristiwa alam.

Dengan demikian, walaupun legenda dan kepercayaan masyarakat dapat memberikan perspektif menarik, penting untuk memisahkan fakta ilmiah dari mitos dalam menjelaskan fenomena seperti kemunculan ikan oarfish.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *