Boy Thohir Ajak Profesional dan CEO Startup Ikuti Beasiswa MBA
Yayasan Mochamad Thohir bekerja sama dengan William & Lily Foundation saat ini membuka kesempatan bagi para profesional dan CEO startup untuk mendaftar beasiswa S2 Master of Business Administration (MBA) melalui program TAMBA & SAMBA Scholarship. Beasiswa ini memberikan peluang untuk menempuh studi di program International Business Education and Research (IBEAR) MBA di University of Southern California (USC) Marshall School of Business, yang terletak di Los Angeles, Amerika Serikat.
Garibaldi Thohir, Ketua Yayasan Mochamad Thohir, menjelaskan bahwa tujuan dari beasiswa TAMBA (Thohir & Alumni USC Indonesia) dan SAMBA (Soerjadjaja AUSCI MBA) adalah untuk mencetak pemimpin masa depan Indonesia yang memiliki wawasan internasional dan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan negara.
Boy Thohir, yang dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam yayasan tersebut, mengajak para profesional dengan pengalaman minimal enam tahun, termasuk CEO startup dari berbagai disiplin, untuk mempertimbangkan kesempatan ini. “Saya percaya bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara maju. Untuk mewujudkan hal ini, kita memerlukan individu dengan pengalaman internasional dan karakter yang baik. Melalui beasiswa ini, kami berharap dapat mengembangkan kolaborasi yang produktif untuk memajukan Indonesia,” ungkap Boy Thohir saat ditemui di kantor Adaro Energy, Menara Karya, Jakarta, pada Rabu, 7 Agustus 2024.
Detail Beasiswa TAMBA & SAMBA di USC Marshall
Boy Thohir mengungkapkan bahwa beasiswa TAMBA & SAMBA masing-masing akan menyediakan dana sebesar USD 1 juta (sekitar Rp 16 miliar) selama lima tahun, dengan total dana mencapai USD 2 juta. Setiap tahun, program ini akan memberikan beasiswa kepada satu penerima dari TAMBA dan satu penerima dari SAMBA, sehingga totalnya dua awardee per tahun sejak 2023.
Beasiswa ini mencakup biaya kuliah, tunjangan hidup, serta biaya tiket pesawat pulang-pergi yang mencapai USD 200.000 (sekitar Rp 3,2 miliar) per tahun untuk setiap orang. “Kami berkomitmen untuk mendukung program ini selama lima tahun ke depan. Namun, karena biaya yang sangat tinggi, kami hanya dapat memilih satu penerima dari TAMBA dan satu dari SAMBA setiap tahun,” jelas Boy Thohir.
Dana untuk beasiswa ini berasal dari keluarga Thohir dan Soerjadjaja secara pribadi, bukan dari dana CSR perusahaan. “Dana ini sepenuhnya berasal dari keluarga kami, yaitu keluarga Thohir dan keluarga Pak Edwin Soerjadjaja. Ini adalah inisiatif yayasan keluarga kami, bukan dana dari CSR perusahaan,” tambah Boy.
Boy Thohir berharap bahwa pendaftar beasiswa adalah individu berusia maksimal 40 tahun dengan gelar sarjana dan pengalaman profesional minimal enam tahun di sektor korporasi, lembaga, atau usaha rintisan. “Kami mencari yang terbaik dari yang terbaik untuk menjadi pemimpin masa depan Indonesia,” tegas Boy Thohir.
Setelah menyelesaikan studi MBA di Amerika, penerima beasiswa diharapkan kembali ke Indonesia untuk menerapkan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dalam kontribusi mereka untuk kemajuan negara. “Kami berharap penerima beasiswa dapat kembali dan membangun bangsa ini, baik sebagai pejabat di organisasi besar maupun sebagai pengusaha yang menciptakan lapangan kerja,” jelas Boy Thohir.
Peluang Belajar dan Jejaring di USC Marshall
Selama studi di program IBEAR MBA di USC Marshall, para penerima beasiswa akan memiliki kesempatan untuk terlibat dalam proyek-proyek nyata dengan perusahaan-perusahaan besar di Amerika Serikat dan perusahaan-perusahaan yang berjejaring dengan alumni USC di seluruh dunia. Mereka juga akan mendapatkan fasilitas mentorship, jejaring profesional, dan akses langsung ke CEO serta eksekutif senior perusahaan global.
“Lulusan USC sering kali terlibat dalam program mentoring yang melibatkan seluruh alumni USC. Ini adalah kesempatan berharga bagi para penerima beasiswa,” tambah Boy Thohir.
USC, yang dikenal sebagai universitas swasta elite di Pantai Barat Amerika Serikat, memiliki jaringan alumni yang luas dan berpengaruh, termasuk sutradara terkenal Steven Spielberg dan George Lucas, serta pengusaha ternama Indonesia seperti Boy Thohir, Edwin Soerjadjaja, dan Nirwan Bakrie. Alumni USC di Indonesia mencapai sekitar 2.500 orang, menjadikannya salah satu kelompok alumni terbesar dari universitas luar negeri di Indonesia.
Persyaratan dan Jadwal Beasiswa TAMBA-SAMBA
Persyaratan Beasiswa:
– Warga Negara Indonesia
– Usia maksimal 40 tahun
– Skor TOEFL minimal 95 atau IELTS minimal 7
– Skor GMAT minimal 540 serta GMAT Focus
– Capaian akademik yang tinggi
– Pengalaman profesional minimal 6 tahun
– Potensi kepemimpinan yang kuat
– Komitmen untuk kembali ke Indonesia minimal selama 5 tahun dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi Indonesia setelah lulus
Jadwal Seleksi:
– 31 Agustus 2024: Batas akhir pendaftaran, termasuk pengisian formulir online, pengunggahan skor GMAT, TOEFL/IELTS, personal statement, dan recommendation letter.
– 14 September 2024: Pengumuman kandidat terpilih (shortlisted) yang diminta untuk mengirimkan esai dan video berdurasi 3 menit.
– 21 September 2024, pukul 17.00 WIB: Batas akhir pengiriman dokumen tahap 2 beserta Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) untuk verifikasi kelayakan beasiswa.
– 14 Oktober 2024: Batas akhir pengiriman dokumen pendaftaran IBEAR MBA dengan biaya pendaftaran USD 115 (sekitar Rp 1,8 juta).
– 10 Oktober 2024: Wawancara luring dengan Komite Seleksi.
– 15 November 2024: Wawancara final dengan tim USC Admission.
– 15 Desember 2024: Pengumuman penerima beasiswa.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai beasiswa TAMBA & SAMBA di program IBEAR MBA USC, kunjungi laman resmi di https://ausci.org/scholarship/. Semoga kesempatan ini bermanfaat bagi Anda.

