Perbedaan Skema Masuk PTN Dulu dan Sekarang
Untuk siswa kelas 12 yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN) pada tahun 2025, penting untuk memahami skema penerimaan mahasiswa baru yang berlaku. Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) terdiri dari tiga jalur utama: SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi), SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes), dan jalur mandiri yang diatur oleh masing-masing PTN. Berikut adalah penjelasan mengenai perbedaan antara skema penerimaan mahasiswa baru yang berlaku saat ini dengan yang berlaku sebelum tahun 2023.
Perbedaan Skema Masuk PTN: Dulu vs. Sekarang
- SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi)
Sebelumnya dikenal sebagai Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), SNBP kini menekankan penghargaan atas pencapaian akademik secara menyeluruh. Penilaian dalam SNBP mencakup:
– Bobot minimal 50% berdasarkan nilai rata-rata rapor seluruh mata pelajaran.
– Bobot maksimal 50% untuk nilai mata pelajaran pendukung program studi, prestasi, dan/atau portofolio.
- SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes)
Dulu dikenal sebagai Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), SNBT kini tidak lagi menggunakan tes mata pelajaran tertentu. Sebagai gantinya, tes ini berfokus pada:
– Pengukuran potensi kognitif,
– Penalaran matematika,
– Literasi dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Tes ini dirancang untuk menilai kemampuan penalaran dan pemecahan masalah, bukan hafalan.
- Jalur Mandiri
Untuk jalur mandiri, setiap PTN wajib mengumumkan tata cara seleksi dan memberikan masa sanggah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) juga menyediakan kanal pelaporan whistleblowing system, memungkinkan masyarakat untuk memantau dan melaporkan proses seleksi jalur mandiri di PTN.
Persiapan untuk Tahun 2025
Peraturan SNPMB tahun 2025 diperkirakan masih akan menggunakan sistem SNBP, SNBT, dan jalur mandiri. Oleh karena itu, siswa kelas 12 yang akan mendaftar kuliah pada tahun depan harus mempersiapkan diri untuk memilih jalur yang sesuai—SNBP, SNBT, atau jalur mandiri—dan memahami perbedaan serta persyaratan masing-masing skema.
Dengan informasi ini, diharapkan siswa dapat membuat keputusan yang tepat dan mempersiapkan diri dengan baik untuk memasuki perguruan tinggi negeri di tahun akademik mendatang.

